Polisi Ungkap Alasan Menolak Permintaan Pihak Restu Sinaga Untuk di Rehab

Agen Judi Bola Indonesia

 

Agen Bola

Agen Bola , Dunia Terkini , Entertainment – Polisi tegas menolak permintaan pihak Restu Sinaga, yang diminta untuk membuat rehabilitasi narkoba. Oleh karena itu polisi menghubungkan pemain dengan Pasal 41 judul tahun, tidak jahat penggunaan pasal.

Kasat Metro Jakarta Selatan Polisi Narkotika Komisaris Vivick Tjangkung kata Restu dijenguk keluarga dan pengacara, Jumat malam 3 Juni 2016. Pengacara telah polisi meminta kliennya untuk memulihkan.

“Ditanya jaksa kemudahan umum, minta direhabilitasi secara langsung. Saya percaya bahwa hukum di Restu ini tidak bisa berlaku untuk direhabilitasi,” kata Vivick bahwa jika pers bicara, Jakarta Selatan, Sabtu (2016/04/06).

Para peneliti mengatakan Vivick ke Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 tahun 2010 tentang pecandu dan pecandu narkoba penempatan Rehabilitasi Institute didasarkan. Kasus Restu tidak memenuhi syarat biasanya mengandung.

Secara umum, tersangka harus dilalui dalam merah menangkap dan menemukan jumlah bukti jenis obat, seperti negara methamphetamine bervariasi tidak lebih dari 1 gram, kokain tidak lebih dari 1,8 gram ganja dan tidak lebih dari 5 gram .

Hasil tes kemudian terbukti peneliti urin positif meminta. Apakah Anda memiliki sertifikat dari seorang psikiater hakim yang diangkat harus. Dan telah terbukti terlibat dalam perdagangan narkoba.

“Ini ganja kurang dari 5 gram (yang bisa diupgrade). Lebih dari itu bukanlah kategori pengguna. Restu lebih dari 10 gram. Sebuah tes dari buah urine, yang positif, Restu adalah ganja negatif,” katanya .

Restu ditangkap oleh Cipete Selatan, Cilandak pada Kamis, 2 Juni 2016. Dalam penangkapan di rumah South Jakarta Metro Narkotika satuan polisi, polisi menyita 10,75 gram ganja, 17 butir dumolid berat total 7,47 gram dan 26 butir happy five berat total 7,21 gram.

Selain itu, polisi juga empat paket dari jenis yang lebih tua dari narkotika kokain disita plastik transparan. Bahkan empat sedotan plastik diamankan, diduga sebagai alat mengambil obat.

Untuk kejahatan artis didakwa dengan Pasal 111 (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Jo Pasal 62 UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman 20 tahun penjara.

“Jadi § 111 lebih diarahkan untuk penyimpanan, kepemilikan dan kontrol bukti (obat),” kata Vivick.

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Agen Bola Agen Bola Terpercaya Agen Sbobet Indonesia Bandar Bola Bandar Judi Judi Online Judi Poker Judi Bola Judi Casino Casino Online Indonesia