Membawa Atau Membayar Rp100 Juta, Wajib Lapor Bea dan Cukai

Agen Judi Bola Indonesia

Agen Bola

Agen Bola , Dunia Terkini , Nasional – Siapapun, uang tunai atau instrumen pembayaran lain berkontribusi Rp100 juta atau lebih dihargai di dalam atau di luar wilayah pabean Indonesia wajib menginformasikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ini adalah (UU) Nomor sesuai dengan amanat Undang-Undang 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kepala Komunikasi dan Publikasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Departemen Keuangan (Depkeu) mengatakan Deni Surjantoro ketika ia dan laporan, maka pertanyaannya adalah sanksi administratif berupa denda sebesar 10 persen dari total jumlah subjek kas / atau instrumen pembayaran lain yang dibawa, maksimum Rp 300 juta.

Dean juga mengingatkan hukuman administratif berlaku untuk siapa saja yang telah memberikan penyediaan uang tunai atau alat pembayaran lainnya, tapi jumlahnya lebih besar dari jumlah yang dilaporkan.

“Sanksi administratif yang diambil langsung dari kotak yang dibawa dan disimpan dalam kas oleh DJBC” Dean dikutip oleh situs resmi Sekretaris Kabinet di Jakarta, Minggu (19/06/2016) katanya.

pakai, terutama bagi mereka uang tunai dalam mata uang Rupiah sebesar jutaan Rp100 atau lebih di luar daerah pabean Indonesia Dean setelah izin dari Bank Indonesia (BI) harus memecahkan.

Sementara itu, orang-orang yang membuat uang rupee menyediakan 100 juta atau lebih di wilayah pabean Indonesia Rp diperiksa atas keaslian Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“Semuanya harus dilakukan untuk mencegah dan memberantas pencucian uang, menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah dan peredaran uang kontrol lalu lintas, uang palsu, termasuk pengawasan,” kata Dean.

Seperti kita ketahui, setelah Lawless (UU) pada bulan Agustus 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU), pemerintah mengatur segala bentuk pencegahan dan pengendalian pencucian uang, termasuk penjualan uang kas dan lainnya atau lingkup adat Indonesia.

Artikel 34 dan 35 UU No 8 tahun 2010 dengan jelas menyatakan mekanisme uang tunai bawaan senilai Rp 100 juta atau lebih, baik dalam rupiah maupun valuta asing; atau cara pembayaran lainnya seperti cek, cek perjalanan untuk membayar promes atau cek dalam atau di luar wilayah pabean Indonesia. Menurut artikel di atas, orang harus menginformasikan kantor.

Selain itu, kewajiban pelaporan juga dilakukan di pabean dalam rangka untuk mendapatkan dan mempertahankan stabilitas kontrol rupiah dan lalu lintas peredaran uang, termasuk monitoring uang palsu.

Ini adalah Gubernur Bank Peraturan No 04/08 Indonesia / PBI / 2002, online, di dalam dan di luar wilayah pabean Indonesia kondisi dan prosedur untuk penyediaan rupee diatur.

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Agen Bola Agen Bola Terpercaya Agen Sbobet Indonesia Bandar Bola Bandar Judi Judi Online Judi Poker Judi Bola Judi Casino Casino Online Indonesia