Ibu Hamil Yang Merokok Bisa Membahayakan Janin

133931_085619_hamilmerokok460

Agen Bola , Dunia Terkini , Seks & Kesehatan – Pesan peringatan bahaya merokok bagi ibu hamil bukan main-main. Penelitian membuktikan merokok dapat mengubah Deoxyribonucleic acid (DNA) janin yang sedang dikandung.

Peneliti Stephanie London, pakar epidemiologi dari National Institute of Environmental Health Sciences (NIEHS), menyebut kandungan bahan berbahaya pada rokok mengubah DNA janin menjadi seperti DNA orang dewasa yang merokok. Hal ini memicu beberapa risiko kesehatan seperti berat badan lahir rendah, gangguan fungsi paru-paru dan bibir sumbing.

“Saya rasa wanita sudah tahu mereka seharusnya tidak boleh merokok. Jadi efek rokok bukan hanya sekadar mengganggu kesehatan, namun kita bisa melihat bukti tersebut secara fisik,” tutur London, dikutip dari Medical Daily, Senin (4/4/2016).

Penelitian dilakukan dengan mengambil data dari 13 penelitian sebelumnya, dengan total partisipan 6.685 bayi dan ibu dari berbagai belahan dunia. Para ibu dikelompokkan menjadi tiga, ibu yang merokok selama kehamilan, ibu yang merokok sesekali dan ibu yang tidak merokok.

Ditemukan bahwa DNA bayi yang lahir dari ibu perokok, baik merokok sesekali maupun merokok selama kehamilan, mengalami perubahan. Bayi-bayi tersebut memiliki DNA mirip dengan DNA perokok dewasa dengan berbagai komplikasi masalah kesehatannya.

Peneliti mengatakan janin memang tidak menghirup asap rokok secara langsung. Namun kandungan bahan berbahaya pada rokok seperti karbon monoksida, metanol hingga urea masuk ke janin melalui pembuluh darah yang tersambung dengan tubuh ibu.

“Sangat mengagetkan bahwa efek rokok mengubah seseorang sejak ia dalam kandungan. Bayangkan bagaimana DNA bayi bisa memiliki kemiripan luar biasa dengan DNA orang dewasa yang merokok,” ungkapnya.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Human Genetics ini, London mengatakan memang tidak ada bukti bahwa perubahan DNA bisa memicu atau meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit yang sama. Namun patut dicatat bahwa perubahan DNA pasti memiliki efek bagi tubuh.

“Efek ke depannya memang harus diteliti lebih jauh. Yang paling dekat, kami akan melihat bagaimana pengaruh perubahan DNA ini terhadap tumbuh kembang si anak,” tandasnya.

Share This:

,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *