Game Berdampak Negatif Bagi Pendidikan Anak

c5

Agen Bola , Dunia Terkini , Serba Serbi Game sering menjadi alat alternatif bagi orangtua untuk mainan anak. Selain itu, dengan diberikan game kepada anak-anak mereka menjadi tidak rewel atau mudah disuapi saat makan.

Padahal, di balik keasikan orangtua melihat anak anteng saat main game ada bahaya yang merusak pertumbuhan mereka. Psikolog Pendidikan, Dr. Lucia RM Royanto MSi, MSpEd memaparkan bahaya main game pada anak,

“Jika game itu sudah diperkenalkan sejak anak usia dini, maka bisa mengganggu pengenalan bakatnya. Sehingga, tidak mengembangkan kemampuan dasar anak-anak. Jadi sebaiknya, anak harus mengembangkan kemampuan dasarnya dulu baru beralih ke game. Sebab, game itu interaksinya satu arah,” terang Luci.

Sementara itu, selama masa pertumbuhan, anak butuh berinteraksi dengan orang. Seperti ngobrol, berpikir, kemudian menjalankan instruksi. Tapi jika dibiarkan main game, anak tidak bisa mengembangkan itu. Sebab, game bersifat pasif, meski ada aktifnya tapi minim sekali.

“Jadi lebih baik diperkenalkan kalau kemampuan dasarnya sudah dikuasai. Keseringan main game dapat menghambat perkembangan fisik, kognitif, sosial juga emosional,” urainya.

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *